Monday, October 6, 2014

Sidang Tesis

gak nyangka seorang intan bisa posting hal ini, karena memang gak ngebayangin kalau gue mampu sampai di tahap sekarang ini,yup SIDANG TESIS, bro !! kayanya waktu SMA dulu gak pernah terbesit kalau gue mampu sekolah sampai dapettin gelar master, karena gue sadar sama kemampuan gue, tapi lagi-lagi manusia hanya berencana, Allah yang mengatur.

Flashback hidup gue ditahun 2008 dulu, gimana rasa sakitnya gue gak keterima di perguruan tinggi negeri :( *asli nyakittin banget, berasa dunia gue hancur saat itu, sampai gak ada lagi semangat buat ikut tes apapun untuk menuju ke PTN lainnya, dan pasrah aja nyari PTS yang ada jurusan komunikasi
Setelah menyeleksi beberapa universitas swasta di Jakarta, mama ayah lebih menyarankan gue untuk masuk ke mercu buana, seperti :
  1. kampus yang mau diambil adalah kampus menteng, otomatis transportasi mudah (tinggal naik kereta turun gondangdia, jalan deh)
  2. gue gak perlu bermacet-macet ria dijalan
  3. biaya kuliahnya bisa dicicil sob (ini paling penting)
Sampai sekarang gue gak nyangka kalau waktu semester 1 gue bisa meraih IPK sempurna, sob yaitu 4,00 sampai disemester 3 gue ngedapetin IPS 3,98 (cuma nyelip nilai B di satu mata kuliah), dan gue berhasil mendapatkan beasiswa 1 tahun (ayah seneng banget bisa berhemat 11jutaan), disaat itu gue tersadar kenapa dulu gue ngerasa Allah itu gak adil, Allah gak sayang sama gue, ternyata Allah memberikan sesuatu yang lebih bernilai yaitu sesuatu yang bisa dijadikan kebanggan buat mama ayah. Saat mendapat beasiswa itu rasa haru, sedih, bangga, senang, dan menyesal karna lalai bersyukur kepada Allah.

Hingga akhirnya gue bisa menyelesaikan masa studi S1 gue hanya dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat Cumlaude, IPK yang berhasil gue capai 3,93. Dengan memperoleh IPK itu gue berhasil ngebawa mama ayah merasakan kursi VIP dan melihat anaknya dipanggil kedepan diuruttan teratas, sebagai salah satu wisudawan/wisudawati terbaik. (Subhanallah, renacana Allah memang indah).

Hal itu yang menjadi gue lebih semangat buat menuntut ilmu, buat ngebuktiin bahwa gue bisa ngebanggain mama ayah walaupun sedikit, dan gak akan terbalas hanya karna ini. Akhirnya gue ambil jenjang S2 dikampus yang sama dengan konsentrasi Media Industri dan Bisnis. Yaa.. Allah betapa bahagianya ketika masuk di sekolahnya para master gue mendapatkan teman-teman yang SUPER LUAR BIASA BAIKNYA,walaupun mereka sudah berpengalaman dibidang media mereka bener-bener LOW PROFILE dan mau ngebantu, ngedukung teman-teman yang masih awam seperti gue ini (apalagi gue anak bawang disini alias paling muda). Ketika gue presentasi kedepan, mereka yang lebih senior mau memperhatikan dengan seksama, memuji hasil gue, gak malu bertanya sama yg lbh muda, dan yang paling kerennya mereka sama sekali gak menjatuhkan tapi melindungi, bener-bener Allah baik sekali menempatkan saya di sekitaran orang-orang pandai yang murah hati. Kebersamaan bersama mereka akan selalu teringat sampai kapanpun, gue ngerasa memiliki keluarga kecil dikelas 713 :)

Sampai pada akhirnya, gue berhasil sampai SIDANG TESIS, iyaa betul SIDANG TESIS  (sampai diperbesar :*) sidang yang dilaksanakan di hari Selasa  tanggal 15 Juli 2014, membuat gue STRESS setengah mati, karena waktu revisi gak sampai 10 hari (udah mesti dapet ttd kaprodi, penguji, ketua sidang, dan pembimbing) ditambah pembuatan jurnal.. tapi alhamdulillah semua dapat terlewati, YESS !! Allah selalu memudahkan urusan hambanya, selagi mau berusaha

Penelitian gue mengambil judul "HIBRIDISASI BUSANA MUSLIMAH DALAM MAJALAH COSMO GIRL INDONESIA EDISI AGUSTUS 2013" dengan dosen pembimbing yang SUPER BAIK, yaa.. DR. Farid Hamid, M.Si (beliau juga pembimbing gue saat S1 dulu *baca ini -> http://creame-truffle.blogspot.com/2012/04/sidang-skripsi.html)
beliau rela luangin waktunya buat saya, beliau rela nungguin saya waktu telat bimbingan, beliau rela mendengarkan keluhan saya betapa sulitnya menyelesaikan tesis ini, beliau rela saya ganggu waktu sibuknya hanya karna BBM saya, saya sendiri gak bisa bales kemurahan hati beliau, saya hanya bisa berdoa semoga Allah memberikan kemudahan, kelancaran disetiap urusan beliau (karena beliau selalu memudahkan urusan orang lain), terima kasih pak Farid !! :)




bersama para mahasiswa bimbingan pak farid yang sidang dihari yang sama 
(Ari dan Mbak Dyah) kita berjuang bersama mengejar pak Farid selama berbulan-bulan ya, hhhaaa ... 

Mungkin yang penasaran dengan sosok pak farid, inilah dia dosen yang amat sangat berjasa dalam hidup seorang INTAN SUBRIANTO dari yang tadinya hanya sarjana menjadi MASTER 

 Pak Farid memang dosen LOW PROFILE banget, diajak buka puasa bareng sama mahasiswanya aja beliau mau menyempatkan waktunya loh

Wohhoooo.. tesisnya ditandatangani oleh orang-orang JENIUS, Bpk DR Farid Hamid, Prof. Didik J.Rachbini, dan DR Nur Kholisoh, M.Si


 Penampakkan tesisnya setelah di hardcover

tampak depan 

Follow my instagram & twitter
@intansubrianto

No comments:

Post a Comment

Followers